Kutipan bijak tentang bahasa tubuh!
Kutipan bijak tentang bahasa tubuh
1) “Bahasa tubuh dan nada suara—bukan kata-kata—adalah alat penilaian kita yang paling ampuh.”
-Christopher Voss
Ketika seseorang melihat bahasa tubuh dan nada suara kita, hal itu memiliki dampak yang lebih besar daripada kata-kata yang keluar dari mulut kita. Kata-kata hanyalah yang membuat apa yang kita ucapkan masuk akal, sementara bahasa tubuh dan nada suara kita memengaruhi kesan orang lain terhadap ekspresi kita secara mayoritas. Sebab, kata-kata tanpa bahasa tubuh dan nada suara yang tepat akan menguras energi dari ekspresi yang kita pilih.
2) “Bahasa tubuh adalah alat yang sangat kuat. Kita sudah memiliki bahasa tubuh sebelum kita bisa berbicara, dan tampaknya, 80% dari apa yang Anda pahami dalam sebuah percakapan dibaca melalui bahasa tubuh, bukan kata-kata.”
-Deborah Bull
Bahasa tubuh adalah alat yang sangat kuat, karena memengaruhi cara orang lain menerima pilihan ekspresi kita. Bahkan sebelum kita memiliki bahasa, orang-orang dulu saling memahami hanya melalui bahasa tubuh. Hal ini memengaruhi 80% dari apa yang dipahami seseorang dalam percakapan karena percakapan bukan hanya tentang memahami apa yang dikatakan seseorang, tetapi bagaimana mereka menerimanya adalah aspek yang paling penting.
3) “Saya tidak berpikir orang-orang akan berbicara di masa depan. Mereka akan berkomunikasi melalui kontak mata, bahasa tubuh, emoji, dan isyarat.”
-Kanye West
Di zaman modern ini, bahasa telah mencapai tingkat perkembangan tertinggi dalam sejarah manusia. Namun, kita bisa berasumsi bahwa orang-orang tidak akan berbicara di masa depan, dan mereka akan berkomunikasi melalui kontak mata, bahasa tubuh, emoji, dan isyarat, karena pilihan kata yang kita gunakan memiliki pengaruh yang sangat kecil dalam menentukan bagaimana seseorang menafsirkan ekspresi kita dibandingkan dengan kontak mata dan bahasa tubuh. Emoji dan isyarat dapat menggantikan kata-kata, karena emoji dan isyarat merupakan bentuk ekspresi yang lebih jelas daripada kata-kata dalam menggambarkan sesuatu.
4) “Sepatu bukan hanya sekadar desain, tetapi juga bagian dari bahasa tubuhmu, cara kamu berjalan. Cara kamu bergerak sangat dipengaruhi oleh sepatu yang kamu kenakan.”
-Christian Louboutin
Jika kita mengenakan sepatu kets atau sepatu formal, cara kita berjalan pun berubah, karena kita memandang diri kita sendiri secara berbeda melalui pengalaman hidup. Inilah mengapa remaja biasanya menyukai sepatu kets, sementara orang yang lebih tua lebih menyukai sepatu formal. Kemudian, pada usia tertentu, sepatu formal menjadi bagian dari masa lalu dan mereka kembali mengenakan sepatu kets, namun tidak semewah yang dulu kita inginkan. Inilah mengapa sepatu bukan sekadar desain, melainkan bagian dari bahasa tubuh kita, yaitu cara kita berjalan. Cara kita bergerak sangat dipengaruhi oleh sepatu yang kita kenakan.
5) “Ketika kamu merasa sedang berusaha keras, dan bahasa tubuhmu menunjukkan hal itu, maka kamu benar-benar sedang bermain sebaik mungkin, dan tak ada yang bisa mengkritik permainanmu.”
-Deandre Ayton
Kita semua memiliki standar dalam mengekspresikan diri, dan standar tersebut didasarkan pada pengalaman hidup kita tentang bagaimana orang lain memandang dan memperlakukan kita. Hal itu tidak akan pernah membosankan hingga tak ada yang menyukai atau menghargai kita, karena kita semua memiliki bakat dalam bentuk tertentu. Inilah mengapa ketika kita merasa telah menunjukkan usaha, dan bahasa tubuh kita mencerminkan hal itu, maka kita benar-benar bermain dengan kemampuan terbaik, dan tak seorang pun akan bisa mengkritik permainan kita.